Pentingnya Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Mengenali Target Pasar
Pentingnya Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Mengenali Target Pasar

Apabila kamu sebagai seorang pelaku UMKM, dalam mengembangkan usaha pastinya memiliki keinginan bahwa barang/jasa yang menjadi produk dagangan UMKM-mu dapat laku dan dikenal oleh masyarakat secara luas. Pada dasarnya, banyak cara yang dapat dilakukan untuk dapat menjadikan bisnis UMKM yang sedang kamu jalani menjadi lebih berkembang. Yang paling umum dan dapat dilihat secara langsung adalah dengan membuat media sosial sebagai alat pemasaran kepada calon konsumen. Cara lainnya, bisa juga dengan melakukan product development dalam segi pengemasan, rasa dan tampilan (apabila F&B), bahan baku pembuatan, dan sebagainya.

 

Namun yang jarang disadari oleh para pelaku UMKM, hal terpenting yang harus dilakukan sebelum kamu membangun sebuah bisnis adalah dengan menentukan siapa yang menjadi target pasar dan penjualan dari produk barang/jasa yang ditawarkan. Mengetahui siapa yang akan menjadi target pasar, merupakah hal yang krusial bagi UMKM-mu kamu karena akan berdampak kepada strategi–strategi apa yang dilakukan dalam pengembangan bisnis selanjutnya. Menurut Titik Wijayanti dalam bukunya “Marketing Plan dalam Bisnis” sebagaimana yang dikutip oleh Kompas, salah satu manfaat dari kegiatan targeting pasar adalah untuk mempermudah mencapai segmen pasar yang ingin diraih dan memberikan kepuasan yang lebih kepada konsumen. Lalu bagaimana caranya untuk menentukan target pasar dari produk kita?

 

Cara-cara di bawah ini layak untuk dicoba, antara lain :

 

Membagi dalam beberapa segmentasi

 

Cara pertama yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM adalah dengan menentukan segmentasi berdasarkan beberapa latar belakang seperti geografis, demografis, dan psikologis. Berdasarkan geografi, kita dapat melihat apakah suatu lokasi atau wilayah dapat menjadi target pasar? Sebagai contoh produk yang dijual adalah bibit tanaman di wilayah pegunungan, maka tidak tepat jika produk tersebut dipasarkan di wilayah pesisir pantai.

 

Untuk demografi kamu dapat melihat produk yang kamu jual cocok digunakan oleh konsumen di usia berapa? Agar nantinya dapat lebih fokus dalam memasarkan produk kepada kelompok usia tertentu yang memang menjadi target pasar. Sedangkan melalui psikologis, kamu dapat melihat gaya hidup, kepribadian masyarakat, atau tingkat ekonomi suatu masyarakat. Dengan mengetahui hal-hal tersebut, dapat meminimalisir produkmu menjadi tidak laku karena dipasarkan di segmen yang salah.

 

Mengetahui kebutuhan dari masyarakat

 

Selain menyeleksi target pasar berdasarkan segmentasi, cara selanjutnya adalah dengan mengetahui secara langsung apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Cara untuk mengetahuinya dapat melalui survey, tes produk, atau mengikuti suatu bazar/pameran untuk bisa menarik atensi masyarakat. Dengan cara ini, kamu dapat melihat apa perubahan yang diharapkan oleh masyarakat atas produk yang sudah ada di pasaran saat ini, atau inovasi apa yang bisa dilakukan untuk memunculkan produk baru yang memenuhi kebutuhan dari target pasar kita. 

 

Menganalisa persaingan pasar dengan kompetitor

 

Salah satu yang terpenting dalam proses menentukan siapa target pasar dari UMKM-mu, adalah dengan menganalisa, mencermati, lalu mempelajari persaingan dengan kompetitor yang memiliki produk serupa. Cara terbaik di poin ini adalah, dengan melakukan inovasi produk yang tidak dimiliki oleh kompetitor. Selain dapat menjadi nilai tambah bagi UMKM dan produk yang kamu tawarkan, masyarakat sebagai konsumen juga dapat diuntungkan dengan produk di pasar yang bervariasi.

 

Nah itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat menentukan target pasar untuk kelangsungan bisnis UMKM yang kamu miliki. Karena keberhasilan dalam menentukan target pasar akan mempermudah kamu dalam memasarkan produk yang dijual.

 

Selamat mencoba, tetap kreatif dan inovatif!

 

Minta Penawaran!