Strategi UMKM Untuk Bertahan di Masa Pandemi
Strategi UMKM Untuk Bertahan di Masa Pandemi
Sudah lebih dari dua tahun masyarakat global hidup bersama dengan pandemi Covid-19. Virus yang pertama kali terdeteksi pada akhir 2019 di Wuhan, Tiongkok ini dengan cepat menyebar ke seluruh pejuru dunia dan mengakibatkan banyak aktivitas masyarakat menjadi “tidak normal” dan serba terbatas. Hampir semua sektor kehidupan di tengah masyarakat harus berhenti sejenak dan menyusun strategi untuk beradaptasi. Dan tidak dapat dipungkiri, bahwa salah satu yang paling terdampak dari hadirnya pandemi Covid-19 ini adalah sektor di bidang ekonomi.
 
Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang paling terdampak oleh adanya pandemi ini. Pelaku usaha mulai dari skala besar sampai mikro menghadapi tantangan dan hambatan yang mungkin bahkan tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya. Terkhusus bagi pelaku usaha skala mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berdasarkan data yang didapat dari Survei Badan Program Pembangunan PBB tidak sedikit dari mereka yang akhirnya harus menutup usaha karena mengalami kesulitan biaya produksi dan penurunan permintaan dari konsumen. Bagi mereka yang tetap bertahan, harus terus beradaptasi dengan kondisi new normal dimana sumber-sumber pendapatannya seperti perkantoran, sekolah, universitas, dan pusat kerumunan lainnya menjadi sepi aktivitas manusia.
 
Jika kamu adalah salah satu dari pelaku UMKM yang bertahan, mencoba memulai kembali, atau bahkan baru ingin memulai tentu harus memiliki strategi tersendiri dalam mengembangkan usahamu nantinya di tengah kondisi yang “serba tidak pasti” akibat pandemi ini. Strategi ini selain menjadi sebuah inovasi, juga merupakan sebuah proses adaptasi agar nantinya proses bisnis dari usahamu bisa tetap berjalan dan menghasilkan keuntungan. Bukan tidak mungkin, strategi-strategi yang dilakukan ini bisa menjadi nilai tambah usahamu dibanding dengan kompetitor. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa kamu terapkan sebagai pelaku UMKM:
 
Pasarkan Produkmu di Marketplace & E-Commerce
 
Berdasarkan data dari iPrice, jumlah pertumbuhan pengunjung marketplace di Indonesia selalu bertambah hingga menembus ratusan juta pengunjung di setiap tahunnya. Tidak dapat kita hindari dengan adanya pembatasan aktivitas masyarakat selama pandemi, marketplace menjadi salah satu alternatif utama untuk berbelanja barang yang dibutuhkan oleh konsumen. Jika belum pernah memasarkan produk usahamu melalui marketplace, strategi ini dapat dicoba untuk bisa menjangkau konsumen yang mungkin jaraknya jauh dari lokasi usahamu. Selain itu keberadaan marketplace juga dapat meningkatkan trust dari calon konsumen melalui testimoni atau review yang diberikan kepada produk maupun toko kalian di marketplace.
 
Manfaatkan Layanan Pesan Antar
 
Apabila UMKM-mu bergerak di bidang kuliner, menjadi mitra dari aplikasi layanan pesan antar bisa menjadi strategi terbaik untuk tetap mendapatkan konsumen. Keterbatasan konsumen untuk makan di tempat pada saat pandemi, menjadikan layanan pesan antar secara daring/online ini menjadi primadona bagi sebagian besar masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Dengan menjadi mitra dari layanan pesan antar melalui aplikasi, kamu juga bisa memasarkan produk makanan dan minumanmu dari rumah tanpa harus menyewa tempat usaha untuk berjualan.
 
Maksimalkan Media Sosial dan Digital Marketing
 
Penggunaan media sosial beberapa tahun belakangan ini sudah meluas dibandingkan dengan awal-awal kemunculannya. Jika sebelumnya hanya sebagai tempat sharing aktivitas sehari-hari, sekarang media sosial memiliki fungsi lain sebagai alat pemasaran bagi sebuah produk/jasa. Di masa pandemi ini, dengan banyak pembatasan aktivitas masyarakat di luar rumah, digital marketing melalui media sosial pada akhirnya menjadi salah satu pilihan utama pelaku usaha dalam memasarkan apa yang mereka jual.
 
Apabila UMKM-mu belum memiliki media sosial sebagai tempat memasarkan produk, strategi ini tentunya bisa kamu terapkan. Bangun awareness dan ketertarikan calon konsumen akan produk yang kamu jual melalui media sosial. Karena selain memasarkan produk, media sosial adalah alat untuk bisa berinteraksi dengan calon konsumen dengan tujuan membangun kepercayaan antara pembeli dan penjual. Itu dia beberapa strategi yang dapat kamu terapkan sebagai pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan usahamu di tengah pandemi Covid-19 ini.
 
Selamat mencoba dan jangan lupa untuk terus berinovasi ya!

 

Minta Penawaran!