Bisnis Melesat Dengan Branding Yang Tepat
Bisnis Melesat Dengan Branding Yang Tepat
Mengutip pernyataan dari salah satu stand up comedian ternama Indonesia Pandji Pragiwaksono, dalam sebuah pertunjukan yang dilakukannya dirinya berkata bahwa : “Tidak ada sebuah produk yang tidak laku, tapi adanya produk yang dipasarkan secara salah”. Menarik untuk menganalisa perkataan tersebut, karena dapat membuka mata kita sebagai seorang pelaku usaha yang mungkin saat ini sedang bingung karena produk kita tidak laku di pasar. Kesalahan dalam memasarkan barang pada dasarnya dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kesalahan penentuan target pasar, kesalahan dalam menentukan harga jual, atau bisa juga salah dalam nge-branding produk kita dengan value yang sesuai.
 
Sebagai sebuah strategi dengan tujuan marketing, branding bukanlah hal yang baru dalam dunia bisnis. Setiap pelaku usaha yang hendak meluncurkan suatu produk barang/jasa, pasti memikirkan branding pada sebagai alat untuk menarik konsumen. Banyak merek di dunia dengan branding yang kuat, yang membuat produk tersebut menjadi laku keras dan sangat dikenal masyarakat. Contoh paling mudahnya adalah perusahaan teknologi Apple dengan branding logo buah apel yang “tercuil”. Saking kuatnya value Apple sebagai merk yang menghasilkan produk teknologi premium, dimanapun logo mereka ditempatkan masyarakat akan tetap tahu bahwa itu adalah logo dari brand Apple.
 
Jika sebelumnya adalah branding melalui logo, contoh selanjutnya adalah tagline sebagai bagian dari branding sebuah produk. Apa yang akan terlintas di kepalamu saat pertama kali mendengar kalimat “Apapun makanannya minumnya…”? Mayoritas dari kita pasti akan menyebutkan produk Teh Botol keluaran Sosro yang sangat melekat dengan kalimat tersebut. Dan tidak ada produk sejenis lainnya yang dapat menggunakan kalimat tersebut sebagai bagian dari branding mereka
 
Dari dua contoh kasus ini kita belajar bahwa sebuah usaha akan lebih diingat oleh masyarakat dengan branding yang tepat baik itu melalui logo, tagline, maupun hal lainnya.
 
Dan setidaknya ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan sebagai pelaku usaha untuk menentukan branding yang tepat, antara lain :
 
Gunakan nama brand yang mudah diingat dan diucapkan
 
Sebaik-baiknya brand, adalah brand yang mudah diingat oleh masyarakat. Salah satu cara untuk dapat mudah untuk diingat adalah dengan penamaan brand/merek itu sendiri. Penamaan yang tepat dan sesuai dengan produk yang dijual, memungkinkan masyarakat akan memilih produk kita untuk dikonsumsi atau digunakan. Salah satu contoh sukses dari branding dengan nama adalah merk Aqua. Aqua yang dalam bahasa Latin berarti air, selaras dengan produk yang dijualnya yaitu air minum dalam kemasan.
 
Tingkatkan kualitas produk yang dijual
 
Menjadi seorang market leader adalah impian setiap pelaku usaha. Dan salah satu cara untuk dapat mewujudkannya dengan meningkatkan kualitas dari produk barang/jasa yang dijual. Peningkatan kualitas dari segi rasa, bahan baku, maupun pengemasan adalah contoh yang dapat dilakukan jika produk berbentuk makanan/minuman. Atau jika berbentuk jasa, pelayanan yang maksimal untuk konsumen wajib hukumnya agar usaha kita terus diingat dan digunakan kembali oleh konsumen.
 
Mengintegrasikan brand dengan media promosi lain
 
Pada dasarnya branding tidak hanya berbicara mengenai logo, tagline, ataupun kualitas dari produk itu sendiri. Namun secara lebih luas lagi branding harus terintegrasi dengan sarana-sarana lainnya yang digunakan oleh brand untuk melakukan promosi. Contohnya seperti media sosial. Branding di media sosial dapat dilakukan dengan membuat template desain khusus yang akan menjadi ciri khas produk. Atau bisa juga dengan membuat konten yang kreatif dan unik sehingga dapat meningkatkan pengunjung media sosial, dan secara tidak langsung akan meningkatkan awareness terhadap produk.
 
Selain media sosial, integrasi lainnya dapat juga dilakukan melalui website atau keturutsertaan pada event pameran/bazar. Dan yang tidak kalah penting dalam hal branding, bukan merupakan sebuah hal yang tabu untuk sebuah bisnis dalam melakukan rebranding atau branding ulang. Karena dengan adanya rebranding, kamu sebagai pelaku usaha dapat mengatur strategi kembali dari awal untuk bisa memperkenalkan produk barang/jasa kepada masyarakat dengan “identitas yang baru”. 
 
Dan untuk kamu yang tertarik untuk mendirikan bisnis dalam bentuk perusahaan perorangan bisa langsung mengunjungi Buka Usaha by Ngertihukum.id, karena tersedia paket-paket yang bisa mengakomodir kebutuhan branding usaha anda seperti pembuatan logo, website, dan desain kartu nama.

 

Minta Penawaran!