Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan bagi Badan Usaha
Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan bagi Badan Usaha
Sesuai dengan Pasal 14 UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial mengatakan bahwa Setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, wajib menjadi Peserta program Jaminan Sosial. Oleh karena itu Pemberi Kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan Pekerjanya sebagai Peserta kepada BPJS sesuai dengan program Jaminan Sosial yang diikuti. Jenis program jaminan sosial meliputi:
 
  1. Jaminan kesehatan;
  2. Jaminan kecelakaan kerja;
  3. Jaminan hari tua;
  4. Jaminan pensiun; dan
  5. Jaminan kematian.
 
Merujuk pada Peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan No. 1 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan, Jaminan Kesehatan adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta  memperoleh manfaat jaminan kesehatan bersifat pelayanan perseorangan berupa pelayanan kesehatan yang mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, termasuk obat dan bahan medis habis pakai yang diperlukan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5% ( lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan 4% (empat persen) dibayar oleh Pemberi Kerja dan 1% (satu persen) dibayar oleh Peserta. Pembayaran iuran tersebut paling lambat tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan. 
 
Peserta dari jaminan kesehatan meliputi istri/suami yang sah dan maksimal 3 (tiga) orang anak, dengan kriteria:
 
  1. Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri;
  2. Belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.
 
Apabila anak ke-1 (kesatu) sampai dengan anak ke-3 (ketiga) sudah tidak ditanggung, maka status anak tersebut dapat digantikan oleh anak berikutnya sesuai dengan urutan kelahiran dengan jumlah maksimal yang ditanggung adalah 3 (tiga) orang anak yang sah. Apabila Suami istri yang merupakan Pekerja, keduanya wajib di daftarkan sebagai Peserta PPU oleh pemberi kerjanya dan membayar iuran. Suami, istri dan anak dari Peserta PPU berhak memilih kelas perawatan tertinggi.
Adapun tata cara untuk mendaftarkan BPJS Kesehatan bagi badan usaha yaitu:
 
Data-data yang disiapkan Badan Usaha antara lain:
 
  • Nama Badan Usaha, alamat, kode pos, dan nomor telepon Badan Usaha
  • Alamat e-mail Badan Usaha
  • Informasi badan usaha yang tertera pada perizinan yang dimiliki, misalnya Surat Izin Usaha, Surat Tanda Daftar Perusahaan, Nomor Pokok Wajib Pajak Badan, serta dokumen legal lainnya
  • Informasi identitas Pemilik atau Kontak Person Badan Usaha, antara lain nama lengkap,  jabatan, nomor telepon, dan handphone
  • Data jumlah karyawan dan keluarga
 
Tahapan pendaftaran Badan Usaha melalui website BPJS Kesehatan:
 
  • Pilih menu Layanan sub menu Pendaftaran Badan Usaha/ Badan Hukum lainnya
  • Membaca syarat dan ketentuan, menandai persetujuan syarat dan ketentuan tersebut, mengklik tombol pendaftaran.
  • Isi formulir secara lengkap dan benar sesuai data dan informasi yang dimiliki Badan Usaha/ Badan Hukum Lainnya, serta mengisi alamat email
  • Konfirmasi pendaftaran Badan Usaha/Badan Hukum lainnya akan dikirim melalui email
  • Pemohon melakukan aktivasi pendaftaran, maka informasi registrasi telah berhasil dapat dicek melalui email.
  • Pada email masuk terdapat lampiran yang berisi Formulir Registrasi Badan Usaha/ Badan Hukum lainnya.
  • Pemberi Kerja memberikan tanda tangan, materai dan stempel perusahaan pada formulir tersebut.
  • Pada email masuk juga dikirimkan informasi hak akses berupa link beserta username dan password untuk mengakses aplikasi Edabu yang akan digunakan untuk pendaftaran peserta. Petugas akan menerbitkannya dalam waktu maksimal 3 jam.
  • Setelah Badan Usaha/Badan Hukum lainnya telah terdaftar selanjutnya melakukan proses pendaftaran pekerja dan anggota keluarga melalui aplikasi Edabu.
  • Setelah itu Badan Usaha/Badan Hukum akan mendapat approval pendaftaran, lalu Badan Usaha/Badan Hukum akan mendapat tagihan iuran
  • Setelah melakukan pembayaran iuran maka status kepesertaan jaminan kesehatan akan aktif
  • Identitas berupa KIS Digital bisa di-download di Aplikasi Edabu atau Mobile JKN

 

Comments are closed!

Minta Penawaran!