Pelaku Usaha Online Ternyata Wajib Memiliki Izin Usaha Loh!
Pelaku Usaha Online Ternyata Wajib Memiliki Izin Usaha Loh!
Seiring dengan adanya perubahan perekonomian dan globalisasi, membuat perubahan dalam perilaku penjualan barang. Pada awalnya penjualan barang dilakukan secara konvensional (offline), namun seiring dengan kemajuan teknologi internet pelaku usaha bisa melakukan penjualan secara online. Alasan dibaliknya transformasi secara online ini ialah karena toko online memiliki beberapa kelebihan dibandingkan toko konvensional misalnya seperti modal untuk membuka toko online relatif kecil, toko online bisa buka 24 jam dan dapat diakses dimana saja, konsumen dapat mencari dan melihat katalog produk dengan lebih cepat.
 
Melihat perkembangan ini, Pemerintah tentu saja mengeluarkan peraturan perundang-undangan agar dapat mewujudkan kegiatan Perdagangan yang legal, jujur, dilandasi dengan prinsip persaingan usaha yang sehat serta menghargai dan melindungi hak-hak konsumen.
 
Berdasarkan PP No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, Pedagang (merchant) adalah Pelaku Usaha yang melakukan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) baik dengan sarana yang dibuat dan dikelola sendiri secara langsung atau melalui sarana milik pihak PPMSE, atau Sistem Elektronik lainnya yang menyediakan sarana PMSE. Dalam hal ini yang dimaksud dengan Pelaku Usaha PMSE adalah setiap orang perseorangan atau badan usaha yang berbentuk badan hukum atau bukan badan hukum yang dapat berupa Pelaku Usaha Dalam Negeri dan Pelaku Usaha Luar Negeri dan melakukan kegiatan usaha di bidang PMSE.
 
Tahukah kamu bahwa sesuai dengan Pasal 15 PP 80/2019 menyatakan bahwa Pelaku Usaha wajib memiliki izin usaha dalam melakukan kegiatan usaha PMSE. Perizinan usaha PMSE diatur berdasarkan Permendag No 50 Tahun 2020 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, tepatnya pada Pasal 6 tertulis bahwa dalam hal Pedagang dalam negeri merupakan Usaha Mikro dan Usaha Kecil, permohonan untuk memperoleh Izin Usaha diajukan secara langsung kepada Lembaga OSS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan atau melalui fasilitas yang menginformasikan dan/atau menghubungkan ke laman Lembaga OSS yang difasilitasi oleh kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah, atau PPMSE.
 
Online Single Submission (OSS) adalah sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik yang dikelola dan diselenggarakan oleh Lembaga OSS (Kementerian Investasi/BKPM). Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui Sistem OSS merupakan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.
 
 Untuk mempermudah pelaku usaha menentukan kategori Bidang Usaha yang akan dikembangkan di Indonesia, pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) menyusun Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebagai panduan penentuan jenis kegiatan usaha/bisnis. Acuan ini diperbarui pada September 2020 sesuai dengan Peraturan BPS Nomor 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia, dengan penambahan 216 kode KBLI 5 digit dari KBLI 2017, sehingga total saat ini ada 1.790 kode KBLI.
 
KBLI adalah pengklasifikasian aktivitas/kegiatan ekonomi Indonesia yang menghasilkan produk/output, baik berupa barang maupun jasa, berdasarkan lapangan usaha untuk memberikan keseragaman konsep, definisi, dan klasifikasi lapangan usaha dalam perkembangan dan pergeseran kegiatan ekonomi di Indonesia. Adapun beberapa KBLI dalam hal melakukan perdagangan secara online, meliputi:
 
  1. 47911; perdagangan eceran melalui media untuk komoditi makanan, minuman, tembakau, kimia, farmasi, kosmetik dan alat laboratorium.
  2. 47912; Perdagangan eceran melalui media untuk komoditi tekstil, pakaian, alas kaki dan barang keperluan pribadi.
  3. 47913; perdagangan eceran melalui media untuk barang perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur.
  4. 47914; perdagangan eceran melalui media untuk barang campuran sebagaimana tersebut dalam 47911 S.D. 47913.
  5. 47919; perdagangan eceran melalui media untuk berbagai macam barang lainnya.

 

Minta Penawaran!